Jakarta, BP3MI DKI Jakarta (21/9)
— Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta
melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peluang Bekerja di Luar Negeri dan Migrasi
Aman di SMKN 27 Jakarta, hari Senin (21/9/2026). Kegiatan ini menjadi wadah
bagi para peserta untuk memperoleh informasi mengenai peluang bekerja di luar
negeri sekaligus memahami pentingnya mempersiapkan diri dan mengikuti setiap
proses penempatan secara aman, resmi, dan sesuai prosedur.
Kegiatan diawali dengan sambutan Bapak
Isduki selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 27 Jakarta yang
mewakili Plt. Kepala Sekolah SMKN 27 Jakarta. Dalam sambutannya, Isduki
menyampaikan pentingnya mempersiapkan kemampuan komunikasi, profesionalisme,
dan kompetensi sebagai bekal bagi peserta dalam memasuki dunia kerja.
“Kemampuan komunikasi,
profesionalisme, dan kompetensi menjadi hal penting yang perlu dipersiapkan
sejak dini. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi dan membuka
wawasan baru bagi peserta dalam merancang masa depan, sehingga nantinya mampu membawa
nama baik diri sendiri, keluarga, dan sekolah,” ujar Isduki.
Selanjutnya, Fida Rani Fadlilah
selaku Pengantar Kerja Ahli Pertama BP3MI DKI Jakarta memaparkan materi
mengenai peluang bekerja di luar negeri dan migrasi aman. Materi yang
disampaikan mencakup pengenalan Pekerja Migran Indonesia, persyaratan dan
dokumen yang perlu dipersiapkan, skema penempatan, hingga berbagai peluang
kerja di luar negeri pada sektor kesehatan, manufaktur, perikanan, perhotelan,
dan sektor lainnya.
Dalam pemaparannya, Fida
menjelaskan bahwa masyarakat memiliki sejumlah pilihan penempatan melalui skema
resmi yang diselenggarakan pemerintah maupun melalui mekanisme penempatan yang
sesuai ketentuan.
“Peluang penempatan kerja di luar
negeri tersedia melalui berbagai skema resmi, antara lain Government to
Government atau G to G ke Jepang, Jerman, Korea Selatan, dan Amerika
Serikat, serta Special Placement Program to Taiwan atau SP2T. Setiap
peluang memiliki persyaratan dan kualifikasi yang perlu dipersiapkan oleh calon
pekerja sesuai dengan kebutuhan penempatan,” jelas Fida.
Selain mengenalkan berbagai
peluang kerja, peserta juga diberikan pemahaman mengenai tahapan penempatan
Pekerja Migran Indonesia secara prosedural. Tahapan tersebut meliputi
penyebarluasan informasi, pendaftaran dan seleksi, pemenuhan dokumen,
pemeriksaan kesehatan dan psikologi, hingga proses pemberangkatan.
Peserta juga diimbau untuk selalu
memperoleh informasi mengenai peluang kerja luar negeri melalui kanal resmi,
termasuk SISKOP2MI, serta memastikan bahwa seluruh dokumen dan persyaratan yang
dibutuhkan telah dipenuhi.
Dalam kesempatan tersebut,
peserta turut diingatkan bahwa kesiapan bekerja di luar negeri tidak hanya
berkaitan dengan kelengkapan administrasi. Persiapan mental dan fisik,
kemampuan bahasa, pengetahuan, kompetensi kerja, serta pemahaman terhadap
aturan dan budaya di negara tujuan juga menjadi bagian penting yang perlu
diperhatikan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini,
BP3MI DKI Jakarta berharap para peserta dapat memiliki wawasan yang lebih luas
mengenai peluang kerja luar negeri sekaligus memahami pentingnya migrasi aman.
Dengan informasi yang tepat sejak awal, peserta diharapkan mampu mempersiapkan
kompetensi dan dirinya secara lebih matang serta memanfaatkan peluang kerja
luar negeri melalui jalur resmi dan sesuai prosedur.