• DKI Jakarta
  • +62811-9900-048
  • bp3mi.dkijakarta@kp2mi.go.id
  • BP3MI Jakarta
  • Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia – Jakarta

Berita

img BP3MI DKI
24-Jul-2026 15:06:24

Kepala BP3MI DKI Jakarta Bersilaturahmi dengan Tokoh Nasional Bahas Penguatan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Jakarta, BP3MI DKI Jakarta (16/7) - Kepala BP3MI DKI Jakarta, Kombes Pol. Dr. Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M., M.H., pada Kamis (16/7/2026) melakukan silaturahmi dan diskusi bersama Prof. Mahfud MD serta Ustaz Dr. Das'ad Latif sebagai bagian dari upaya memperkuat pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan kepada Pekerja Migran Indonesia, penguatan penegakan hukum terhadap tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga langkah-langkah pencegahan praktik percaloan yang masih menjadi ancaman bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri.

Prof. Mahfud MD menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam memberikan pelindungan kepada pekerja migran melalui kepastian hukum dan tata kelola yang baik.

"Perlindungan Pekerja Migran Indonesia merupakan amanat konstitusi yang harus diwujudkan melalui kepastian hukum, tata kelola yang bersih, serta penegakan hukum yang tegas terhadap seluruh pelaku kejahatan, termasuk jaringan terhadap tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari proses penempatan ilegal. Negara harus hadir memberikan perlindungan sejak tahap perekrutan, penempatan, hingga kepulangan pekerja migran," tegas Prof. Mahfud MD.

Senada dengan hal tersebut, Ustaz Dr. Das'ad Latif mengingatkan pentingnya menempuh jalur yang benar dalam bekerja ke luar negeri agar terhindar dari berbagai risiko.

"Bekerja adalah ikhtiar yang mulia, tetapi harus dilakukan melalui jalan yang benar dan sesuai aturan. Jangan mudah tergiur janji-janji manis dari calo atau pihak yang tidak memiliki izin resmi. Kejujuran, amanah, dan kepatuhan terhadap hukum menjadi kunci agar pekerja migran dapat bekerja dengan aman, bermartabat, serta membawa manfaat bagi keluarga dan bangsa," ujar Ustaz Dr. Das'ad Latif.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala BP3MI DKI Jakarta, Kombes Pol. Dr. Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M., M.H., menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat pelindungan pekerja migran Indonesia.

"Perlindungan Pekerja Migran Indonesia tidak cukup hanya dengan regulasi, tetapi juga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, akademisi, dunia pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat. Pencegahan terhadap tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan pemberantasan calo Pekerja Migran Indonesia harus menjadi gerakan bersama agar setiap warga negara memperoleh hak untuk bekerja secara aman, legal, dan bermartabat," ujar Dr. Arman Muis.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menggunakan jalur resmi dalam proses penempatan pekerja migran serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi perekrutan ilegal, praktik percaloan, maupun dugaan tindak pidana perdagangan orang.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengikuti prosedur resmi yang telah ditetapkan pemerintah. Apabila menemukan indikasi perekrutan ilegal, praktik percaloan, maupun dugaan terhadap tindak pidana perdagangan orang (TPPO), segera laporkan kepada instansi yang berwenang agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," tambah Dr. Arman Muis.

Silaturahmi ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh nasional, dan masyarakat dalam mewujudkan sistem pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang profesional, humanis, berkeadilan, serta berlandaskan nilai-nilai hukum dan moral bangsa.

logo
  • DKI Jakarta
  • +62811-9900-048
  • bp3mi.dkijakarta@kp2mi.go.id