Jakarta, BP3MI DKI Jakarta (21/9)
— Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta
turut hadir dalam Jakarta Pusat Job Connect 2026 bertema “Connect, Explore,
Get Hire” yang diselenggarakan oleh Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi
dan Energi Kota Administrasi Jakarta Pusat di Gedung Pertemuan Pertamina, pada
hari Senin (21/9/2026). Kehadiran BP3MI DKI Jakarta menjadi bagian dari upaya
memperluas akses informasi bagi masyarakat mengenai peluang bekerja di luar
negeri melalui jalur resmi dan aman.
Kegiatan yang diikuti oleh 40
perusahaan tersebut menjadi ruang bagi para pencari kerja untuk memperoleh
informasi mengenai berbagai kesempatan kerja sekaligus meningkatkan wawasan
mengenai kebutuhan dan kompetensi yang diperlukan di dunia kerja.
Kegiatan turut dihadiri oleh Wali
Kota Administrasi Jakarta Pusat, Bapak Drs. Arifin; Anggota DPRD Provinsi DKI
Jakarta, Ibu Waode Herlina; Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi
Provinsi DKI Jakarta, Bapak Syaripudin; serta Asisten Perekonomian dan
Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Bapak Suprayogie.
Rangkaian kegiatan diawali dengan
laporan pelaksanaan oleh Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan
Energi Kota Administrasi Jakarta Pusat, Bapak Qomari Noorrizki, kemudian
dilanjutkan dengan sambutan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi
Provinsi DKI Jakarta, Bapak Syaripudin.
Dalam sambutannya, Syaripudin
menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Job Connect sebagai salah satu
upaya mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan dunia kerja serta
memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Selanjutnya, Wali Kota
Administrasi Jakarta Pusat, Bapak Drs. Arifin, memberikan sambutan sekaligus
membuka kegiatan. Dalam sambutannya, Arifin menyampaikan bahwa pemerintah terus
mendorong berbagai upaya untuk menekan angka pengangguran dan membuka akses
masyarakat terhadap pekerjaan yang layak.
“Pemerintah terus berupaya
menekan angka pengangguran melalui berbagai program, salah satunya melalui
pelaksanaan Job Fair. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam
membantu masyarakat memperoleh pekerjaan yang lebih layak, sekaligus memberikan
kesempatan kerja yang lebih luas bagi penyandang disabilitas,” ujar Arifin.
Arifin juga menyampaikan
pentingnya peningkatan hard skill dan kompetensi masyarakat melalui berbagai
program pelatihan yang diselenggarakan oleh PPKD. Menurutnya, peningkatan
keterampilan menjadi bekal penting agar masyarakat memiliki daya saing di dunia
kerja dan mampu memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia, termasuk
kesempatan bekerja di luar negeri.
Menanggapi hal tersebut, BP3MI
DKI Jakarta turut memberikan informasi kepada para pencari kerja mengenai
peluang bekerja di luar negeri melalui berbagai skema penempatan resmi.
Informasi yang disampaikan meliputi program dan peluang penempatan Pekerja
Migran Indonesia, persyaratan, dokumen yang perlu dipersiapkan, serta
pentingnya memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan di negara
tujuan.
Selain membuka wawasan mengenai
peluang kerja luar negeri, BP3MI DKI Jakarta juga memberikan edukasi mengenai migrasi
aman. Para pencari kerja diimbau untuk memastikan setiap informasi lowongan
diperoleh melalui kanal resmi, memahami prosedur penempatan, serta tidak mudah
tergiur tawaran pekerjaan yang tidak jelas.
Hal ini penting untuk mencegah
masyarakat berangkat secara nonprosedural yang dapat menimbulkan berbagai
risiko, termasuk eksploitasi dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Melalui keikutsertaan dalam Jakarta
Pusat Job Connect 2026, BP3MI DKI Jakarta terus memperkuat perannya dalam
memberikan akses informasi kepada masyarakat mengenai peluang kerja luar negeri
yang resmi, aman, dan sesuai prosedur. Kolaborasi dalam kegiatan
ketenagakerjaan seperti ini diharapkan dapat membantu pencari kerja mengenali
lebih banyak pilihan karier sekaligus mempersiapkan kompetensi sebelum memasuki
dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.