• DKI Jakarta
  • +62811-9900-048
  • bp3mi.dkijakarta@kp2mi.go.id
  • BP3MI Jakarta
  • Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia – Jakarta

Berita

img BP3MI DKI
22-Sep-2026 10:36:17

Dukung SMK Go Global, KP2MI dan BP3MI DKI Jakarta Perkuat Kesiapan Talenta Muda ke Pasar Kerja Global

Jakarta, BP3MI DKI Jakarta (27/8) – Sebagai bagian dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta terus memperkuat pelaksanaan kebijakan dan program pelindungan serta peningkatan kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di daerah. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi Program Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri yang dilaksanakan bersama Direktorat Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri (P3KLN) KP2MI pada Kamis (27/8/26) di Graha Kosgoro 1957, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KP2MI dalam memperkuat kesiapan dan kompetensi calon pekerja migran indonesia agar mampu memanfaatkan peluang kerja luar negeri secara aman, optimal, dan sesuai kebutuhan pasar kerja internasional. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan pemerintah daerah, institusi pendidikan, lembaga pelatihan vokasi, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung Program Direktif Presiden SMK Go Global.

Kegiatan dibuka oleh KBP Dr. Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M., M.H., selaku Kepala BP3MI DKI Jakarta. Dalam pemaparannya, Arman menekankan peran BP3MI DKI Jakarta dalam mengimplementasikan program dan kebijakan KP2MI di daerah, khususnya dalam memberikan pelayanan, informasi, serta pelindungan kepada calon pekerja migran indonesia dan pekerja migran indonesia. BP3MI juga menjadi bagian penting dalam memperkenalkan peluang kerja luar negeri sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi mengenai prosedur penempatan yang aman.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dan Suku Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta beserta Suku Dinas, jajaran Institut Bisnis dan Informatika Kosgoro 1957 (IBI-K57), Forum Lembaga Pelatihan Vokasi Indonesia, Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK, tokoh masyarakat dan kewilayahan, serta lembaga dan mitra terkait lainnya.

Dalam rangkaian kegiatan juga dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BP3MI DKI Jakarta dan IBI-K57 sebagai tindak lanjut kolaborasi dalam mendukung peningkatan kapasitas calon pekerja migran indonesia melalui penguatan kompetensi dan kesiapan menghadapi kebutuhan pasar kerja luar negeri.

Sosialisasi dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ibu Sri Andayani, S.P., M.M., selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri (P3KLN) KP2MI. Dalam pemaparannya, Sri menjelaskan bahwa Program Direktif Presiden SMK Go Global merupakan kolaborasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui program 3+1. Saat ini terdapat 114 SMK yang ditetapkan sebagai SMK unggulan untuk kebekerjaan ke luar negeri atau Center of Excellence (COE).

“Program SMK Go Global tidak hanya dilaksanakan oleh KP2MI, tetapi juga melibatkan Kemendikdasmen. Untuk siswa yang masih bersekolah telah disiapkan program 3+1, sementara KP2MI berperan dalam menyiapkan akses dan peningkatan kapasitas untuk memasuki dunia kerja luar negeri,” jelas  Sri Andayani.

Sri juga menyampaikan bahwa Program SMK Go Global mencakup pelatihan bahasa yang akan terus dikembangkan hingga 2029, serta penyiapan testimoni pekerja migran indonesia sebagai bagian dari penguatan informasi dan pengalaman bagi calon pekerja migran.

Dalam aspek penempatan dan pembiayaan, pemerintah juga terus menyiapkan dukungan bagi calon pekerja migran. Paket pelatihan telah disiapkan pemerintah, sementara untuk pembiayaan pemberangkatan tersedia fasilitas KUR Pekerja Migran Indonesia yang diinisiasi pemerintah dengan bunga sebesar 6 persen per tahun. Aspek pelindungan juga menjadi perhatian, termasuk jaminan sosial yang merupakan salah satu persyaratan penempatan sebagaimana diatur dalam UU Nomor 18 Tahun 2017.

Sri turut mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran kerja luar negeri, khususnya melalui media sosial yang menawarkan proses mudah dan persyaratan tidak jelas. Masyarakat diimbau memastikan informasi dan proses penempatan dilakukan melalui jalur resmi untuk menghindari risiko eksploitasi dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Melalui kegiatan ini, KP2MI melalui BP3MI DKI Jakarta terus mendorong sinergi dengan pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan lembaga pelatihan vokasi dalam menyiapkan calon pekerja migran indonesia yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi kebutuhan pasar kerja global. Upaya tersebut sekaligus mendukung terwujudnya Program SMK Go Global melalui jalur kerja luar negeri yang aman, prosedural, dan terlindungi.

 

logo
  • DKI Jakarta
  • +62811-9900-048
  • bp3mi.dkijakarta@kp2mi.go.id