Jakarta, BP3MI DKI Jakarta
(28/8) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI
Jakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Talk Show dan Job Fair yang
diselenggarakan oleh Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota
Jakarta Utara di Gedung Bella Terra Jakarta Utara, Kamis (28/8/26). Kegiatan
ini diikuti oleh 36 perusahaan swasta, BUMN, BUMD, PPKD Jakarta Utara, PPKPI,
dan PPKPL.
Kegiatan dihadiri oleh Wali Kota
Jakarta Utara yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bapak
Wawan Budi Rohman, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi
DKI Jakarta Bapak Drs. Syaripudin, M.Si., serta Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja,
Transmigrasi dan Energi Kota Jakarta Utara Ibu Noviar Dinaryanti.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Suku
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Jakarta Utara, Ibu Noviar
Dinaryanti. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapannya agar kegiatan job
fair dapat menjadi salah satu upaya untuk mengurangi angka pengangguran,
khususnya di wilayah Jakarta Utara.
“Dengan diadakannya kegiatan job
fair ini, kami berharap dapat mengurangi angka pengangguran di Jakarta,
khususnya wilayah Jakarta Utara. Kegiatan job fair ini diharapkan dapat
menjembatani para pencari kerja dengan pemberi kerja, baik dalam maupun luar negeri.
Sampai dengan tahun 2026, Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi
Jakarta Utara telah melaksanakan job fair di dua lokasi dengan penempatan kerja
sebanyak 6.300 orang,” ujar Noviar.
Kepala Dinas Tenaga Kerja,
Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Bapak Drs. Syaripudin, M.Si.,
dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi antarlembaga di Jakarta dalam
menangani tingginya angka pengangguran, termasuk melalui kerja sama dengan
KP2MI.
“Kami berharap dapat
mensinergikan kerja sama antarinstansi di Jakarta dalam upaya penanganan
tingginya angka pengangguran. Salah satunya melalui kerja sama dengan
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Melalui Program SMK
Go Global, bekerja ke luar negeri dapat menjadi salah satu alternatif dalam
mengurangi angka pengangguran sekaligus dapat menciptakan pengembangan skill
tenaga kerja Indonesia yang berbasis global,” ungkap Syaripudin.
Sebagai bagian dari KP2MI, BP3MI
DKI Jakarta turut hadir dalam kegiatan tersebut untuk memberikan informasi
mengenai peluang kerja luar negeri sekaligus memperkenalkan jalur penempatan
resmi kepada para pencari kerja. Kehadiran BP3MI DKI Jakarta menjadi bagian
dari pelaksanaan tugas KP2MI dalam memperluas akses informasi, pelayanan, serta
pelindungan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan Pekerja Migran
Indonesia (PMI)
Kegiatan kemudian dilanjutkan
dengan Talk Show bertema “Peluang Kerja Luar Negeri dan Migrasi Aman” yang
menghadirkan Pengantar Kerja Ahli Muda BP3MI DKI Jakarta, Ibu Safinatul Wahidah.
Dalam kesempatan ini, Safinatul menyampaikan bahwa bekerja ke luar negeri dapat
menjadi sarana transfer of knowledge bagi Pekerja Migran Indonesia
ketika kembali ke Indonesia sehingga dapat berkontribusi terhadap peningkatan
kualitas tenaga kerja Indonesia.
“Bekerja ke luar negeri dapat
dijadikan sebagai transfer of knowledge bagi Pekerja Migran Indonesia
ketika balik ke Indonesia, sehingga dapat menciptakan kualitas pekerja
Indonesia yang semakin berkualitas,” jelas Safinatul.
Safinatul juga menyampaikan
pentingnya pemahaman mengenai migrasi aman bagi masyarakat yang ingin bekerja
ke luar negeri.
“Kami juga menghimbau kepada para
pencari kerja untuk aware terkait Gerakan Nasional Migran Aman sebagai upaya
bekerja di luar negeri yang prosedural dan terhindar dari TPPO,” tambahnya.
Sejalan dengan materi tersebut, BP3MI
DKI Jakarta turut memberikan informasi mengenai peluang kerja luar negeri
melalui program Government to Government (G to G), Special Placement
Program to Taiwan (SP2T), dan Specified Skilled Worker (SSW) Jepang.
Tim BP3MI DKI Jakarta juga mengarahkan pencari kerja untuk memperoleh informasi
resmi melalui laman SISKOP2MI.
Antusiasme pencari kerja terlihat
dari tingginya minat peserta terhadap informasi peluang kerja luar negeri,
persyaratan, dan prosedur penempatan. Melalui kegiatan ini, BP3MI DKI Jakarta
berharap peluang kerja luar negeri dapat menjadi alternatif dalam memperluas
kesempatan kerja serta meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja
Indonesia secara aman, prosedural, dan terlindungi