Jakarta, BP3MI DKI Jakarta
(2/9) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI
Jakarta turut berpartisipasi dalam Jakarta Timur Inclusive Job Fair Tahun 2026 yang
diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bersama Suku
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Timur di
Gedung Bambu Apus, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Rabu (2/9/2026). Kegiatan
ini menghadirkan 12 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dan 4
perusahaan swasta yang menyediakan berbagai peluang kerja, termasuk bagi
penyandang disabilitas.
Kegiatan tersebut diawali dengan
laporan pelaksanaan kegiatan oleh Bapak Sunjaya, S.E., M.M., menyampaikan bahwa
pelaksanaan Jakarta Timur Inclusive Job Fair Tahun 2026 merupakan bagian dari
upaya pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja
serta mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Sementara itu, Kepala BP3MI DKI
Jakarta, Kombes Pol. Dr. Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa job fair
tidak hanya menjadi sarana mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan,
tetapi juga membuka wawasan masyarakat mengenai peluang kerja di luar negeri.
“Peluang kerja bagi masyarakat
tidak hanya tersedia di dalam negeri, tetapi juga terbuka di luar negeri.
Karena itu, pencari kerja perlu mempersiapkan kompetensi, keterampilan, dan
kemampuan bahasa agar mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja global. Pemerintah
melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia juga hadir memberikan
pelindungan kepada Pekerja Migran Indonesia,” ujar Dr. Arman Muis.
Selain itu, Arman Muis
menyampaikan Program SMK Go Global sebagai salah satu upaya pemerintah dalam
mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia agar memiliki kompetensi dan daya
saing untuk memasuki pasar kerja internasional.
Senada dengan hal tersebut, Bapak
Taufik, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa kegiatan job fair merupakan bentuk
kolaborasi pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat,
termasuk membuka akses terhadap peluang kerja global.
“Para pencari kerja diharapkan
terus meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan kemampuan bahasa serta
memanfaatkan berbagai informasi peluang kerja yang tersedia. Kolaborasi dengan
BP3MI juga menjadi bagian penting dalam memberikan informasi mengenai peluang
kerja luar negeri melalui SISKOP2MI,” ungkap Taufik.
Sementara itu, Ibu Erind
Chrisnina Prasetyo, selaku Kepala Bagian Perekonomian Kota Administrasi Jakarta
Timur yang mewakili Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, menyampaikan bahwa
Jakarta tengah menuju kota global sehingga peningkatan kualitas sumber daya
manusia menjadi hal yang penting.
“Jakarta sedang menuju kota
global. Kami berharap kegiatan Jakarta Timur Inclusive Job Fair Tahun 2026
dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi kesempatan bagi para
pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,”
ujar Erind.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Job
Fair BP3MI DKI Jakarta turut memberikan informasi dan edukasi kepada para
pencari kerja mengenai berbagai program penempatan kerja luar negeri serta
mengarahkan masyarakat untuk memperoleh informasi resmi melalui SISKOP2MI.
Antusiasme pencari kerja terhadap peluang bekerja ke luar negeri juga terlihat
dari tingginya minat masyarakat yang mengunjungi layanan informasi BP3MI DKI
Jakarta.
Melalui keikutsertaan dalam
kegiatan ini, BP3MI DKI Jakarta berharap masyarakat semakin memahami bahwa
peluang kerja tidak hanya tersedia di dalam negeri, tetapi juga terbuka secara
luas di pasar kerja internasional. Dengan persiapan kompetensi yang baik dan
akses informasi yang resmi, peluang kerja luar negeri diharapkan dapat menjadi
salah satu alternatif bagi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan
sekaligus mendukung upaya pemerintah mengurangi angka pengangguran.