Jakarta, BP3MI DKI Jakarta
(28/7) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI
Jakarta menggelar Rapat Koordinasi Program Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja
Migran Indonesia bersama Migrant Center Institut Ilmu Sosial dan
Manajemen (STIAMI) di Kantor BP3MI DKI Jakarta, Selasa (28/7/2026). Pertemuan
ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan program
peningkatan kapasitas calon pekerja migran Indonesia yang direncanakan
berlangsung pada Agustus hingga Desember 2026.
Rapat dihadiri oleh Tim Kelembagaan
BP3MI DKI Jakarta dan Tim Migrant Center Institut Ilmu Sosial dan
Manajemen (STIAMI). Pembahasan diawali dengan rencana pelaksanaan kegiatan
sosialisasi Program Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia yang
direncanakan akan dihadiri oleh Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran
Indonesia II sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya
manusia Indonesia yang akan bekerja di luar negeri.
Dalam kesempatan tersebut, Migrant
Center Institut Ilmu Sosial dan Manajemen (STIAMI) menyampaikan komitmennya untuk berpartisipasi
aktif dalam pelaksanaan Program Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran
Indonesia Tahun 2026 melalui penyediaan dukungan pelatihan yang disesuaikan
dengan kebutuhan dunia kerja internasional.
Pengantar Kerja Ahli Madya BP3MI
DKI Jakarta, Adhitya Himawan, menyampaikan bahwa Program Peningkatan Kapasitas
Calon Pekerja Migran Indonesia dirancang untuk menghasilkan tenaga kerja yang
memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja global melalui kolaborasi
dengan berbagai mitra pelatihan.
"Program Peningkatan
Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia merupakan upaya bersama untuk
menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing
internasional. Melalui kolaborasi dengan lembaga pelatihan seperti Migrant
Center Institut Ilmu Sosial dan Manajemen (STIAMI), kami berharap pelatihan
yang diberikan dapat selaras dengan kebutuhan industri dan negara tujuan
penempatan, sehingga calon pekerja migran Indonesia memiliki bekal kompetensi
yang lebih optimal sebelum bekerja di luar negeri."
Adhitya Himawan juga menjelaskan
bahwa program tersebut direncanakan berlangsung pada periode Agustus hingga
Desember 2026, dengan target seluruh rangkaian pelatihan selesai paling lambat
pada 9 Desember 2026. Sementara itu, kickoff program direncanakan
dilaksanakan pada 8 Agustus 2026 sebagai penanda dimulainya implementasi
kegiatan.
Dalam rapat, BP3MI DKI Jakarta
juga meminta Migrant Center Institut Ilmu Sosial dan Manajemen (STIAMI) untuk menyiapkan matriks supply, demand,
serta rencana pelatihan sebagai bahan penilaian dan pembahasan lanjutan guna
memastikan kesesuaian antara kebutuhan pasar kerja dengan kompetensi yang akan
dibangun melalui program.
Sebagai tindak lanjut, Migrant
Center Institut Ilmu Sosial dan Manajemen (STIAMI) mengundang BP3MI DKI
Jakarta untuk melakukan kunjungan ke fasilitas pelatihan yang dimiliki.
Kunjungan tersebut sekaligus akan dimanfaatkan untuk membahas ketersediaan
peluang kerja (job order) yang akan diselaraskan (matching)
dengan program pelatihan, sehingga pelaksanaan Program Peningkatan Kapasitas
Calon Pekerja Migran Indonesia dapat berjalan secara efektif dan sesuai dengan
kebutuhan dunia kerja internasional.