Jakarta, BP3MI DKI Jakarta
(21/7) – Tim Pemberdayaan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran
Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta mengikuti Rapat Koordinasi Desa/Kelurahan Migran
Emas yang diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan di Graha Pratama,
Pancoran, Jakarta Selatan pada hari Selasa (21/7/2026).
Rapat tersebut dihadiri oleh
Direktur Jenderal Pemberdayaan Kementerian
Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) beserta jajaran, para lurah dari
wilayah yang menjadi Desa/Kelurahan Migran Emas di wilayah kerja BP3MI DKI
Jakarta, perwakilan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI
Jakarta, serta Tim Pemberdayaan BP3MI DKI Jakarta.
Dalam arahannya, Direktur
Jenderal Pemberdayaan, Muh. Fahri, menegaskan bahwa pengembangan Desa/Kelurahan
Migran Emas memerlukan landasan yang kuat di tingkat wilayah.
"Tujuan utama Desa/Kelurahan
Migran Emas adalah memperkuat pelindungan dan pemberdayaan pekerja migran
Indonesia sejak dari daerah asal. Sebagai langkah awal, diperlukan adanya
aturan di tingkat desa atau kelurahan serta pembentukan satuan tugas (satgas)
agar pelaksanaan program dapat berjalan secara terstruktur dan
berkelanjutan," ujar Muh. Fahri.
Menanggapi hal tersebut, para
lurah menyampaikan bahwa pemerintah kelurahan memiliki keterbatasan kewenangan
dalam menyusun regulasi secara mandiri.
Salah satu perwakilan lurah
menyampaikan bahwa diperlukan dukungan kebijakan dari pemerintah daerah agar
implementasi Desa/Kelurahan Migran Emas dapat berjalan seragam di seluruh
wilayah.
"Kelurahan pada dasarnya
tidak memiliki kewenangan untuk menetapkan aturan secara mandiri. Oleh karena
itu, kami berharap BP3MI DKI Jakarta bersama Direktorat Pemberdayaan dapat
berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah melalui Biro Tata Pemerintahan agar
terdapat arah kebijakan atau regulasi yang menjadi pedoman bagi seluruh
kelurahan," ungkap perwakilan lurah.
Menindaklanjuti masukan tersebut,
Direktorat Pemberdayaan bersama BP3MI DKI Jakarta akan menjadwalkan koordinasi
lanjutan dengan pihak terkait guna membahas penyusunan kebijakan yang dapat
mendukung implementasi Program Desa/Kelurahan Migran Emas secara terpadu dan
berkelanjutan.