• DKI Jakarta
  • +62811-9900-048
  • bp3mi.dkijakarta@kp2mi.go.id
  • BP3MI Jakarta
  • Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia – Jakarta

Berita

img BP3MI DKI
14-Sep-2026 15:06:19

60 Peserta Tuntaskan Pelatihan dan Sertifikasi Plate Welder 3G, Siap Menghadapi Peluang Kerja Luar Negeri

Jakarta, BP3MI DKI Jakarta (13/9)— Sebanyak 60 peserta mengikuti kegiatan penutupan setelah menyelesaikan Pelatihan dan Sertifikasi Plate Welder 3G di Aula Balai Diklat Industri Jakarta, Minggu (13/9/2026). Pelatihan yang merupakan bagian dari Program SMK Go Global ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi peserta di bidang pengelasan sekaligus mempersiapkan mereka dalam mengakses peluang kerja, termasuk peluang penempatan kerja di luar negeri.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri (P3KLN) KP2MI Dwi Setiawan Susanto, Direktur Penempatan Nonpemerintah pada Pemberi Kerja Perseorangan Farid Maruf, Kepala Balai Diklat Industri Jakarta Ali Khomaini, serta Kepala BP3MI DKI Jakarta Dr. Arman Muis.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri (P3KLN) KP2MI Dwi Setiawan Susanto menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelatihan dan sertifikasi yang telah diikuti oleh para peserta. Ia menilai tahapan pelatihan telah berjalan dengan baik dan menjadi bekal penting sebelum peserta memasuki tahapan selanjutnya.

“Pelaksanaan program pelatihan dan sertifikasi ini telah berjalan dengan baik. Setelah menyelesaikan tahapan pelatihan dan sertifikasi, peserta selanjutnya akan memasuki tahapan penempatan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki dan kebutuhan negara tujuan. Kami juga mengapresiasi Balai Diklat Industri Jakarta yang telah melaksanakan pelatihan welder secara kompeten dan profesional,” ujar Dwi.

Sementara itu, Direktur Penempatan Nonpemerintah pada Pemberi Kerja Perseorangan Farid Maruf menekankan pentingnya kesiapan peserta dalam mengikuti seluruh tahapan proses penempatan sebagai Pekerja Migran Indonesia.

“Kesiapan harus dibangun sejak awal, mulai dari persiapan, pemenuhan dokumen, hingga proses penempatan. Seluruh tahapan tersebut harus diikuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar proses penempatan dapat berjalan dengan baik dan Pekerja Migran Indonesia dapat bekerja secara aman dan terlindungi,” tutur Farid.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Balai Diklat Industri Jakarta Ali Khomaini menyampaikan bahwa pelatihan dan sertifikasi yang telah diberikan diharapkan dapat meningkatkan kompetensi sekaligus kesiapan peserta untuk memasuki dunia kerja.

“Program pelatihan dan sertifikasi ini memberikan manfaat dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapan peserta, khususnya di bidang pengelasan. Balai Diklat Industri Jakarta berkomitmen untuk terus mendukung program peningkatan kompetensi yang dapat memperluas akses dan peluang kerja, termasuk bagi Calon Pekerja Migran Indonesia,” ungkap Ali.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP3MI DKI Jakarta Dr. Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M., M.H.,  juga menyampaikan perkembangan peserta pelatihan yang telah mendapatkan fasilitasi dari Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia untuk menuju proses penempatan di sejumlah negara.

“Sampai dengan saat ini, sudah terdapat peserta pelatihan yang difasilitasi oleh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia. Untuk penempatan ke Turki melalui PT Artomoro Abadi Rejeki sebanyak 33 peserta, Polandia melalui PT Satria Abdi Persada sebanyak 19 peserta, serta Taiwan melalui PT Bahana sebanyak 2 peserta,” jelas Dr. Arman Muis.

Selain penutupan pelatihan dan sertifikasi, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan edukasi pra-penempatan yang disampaikan oleh Farid Maruf. Sosialisasi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai dukungan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan selama proses penempatan ke luar negeri.

Pemerintah melalui program KUR memberikan fasilitas pembiayaan yang diharapkan dapat membantu Calon Pekerja Migran Indonesia dalam memenuhi kebutuhan biaya proses penempatan. Dukungan pembiayaan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memberikan kemudahan bagi calon pekerja yang akan mengikuti proses penempatan secara resmi.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan oleh Jaeni Miftah selaku Pemimpin Divisi Bisnis Mikro 1 Bank Jakarta. Ia menyampaikan dukungan Bank Jakarta dalam penyediaan fasilitas KUR bagi Calon Pekerja Migran Indonesia sebagai salah satu bentuk dukungan pembiayaan dalam proses penempatan Pekerja Migran Indonesia.

Melalui pelatihan dan sertifikasi Plate Welder 3G tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan teknis yang semakin baik, tetapi juga kesiapan untuk mengikuti tahapan penempatan kerja di luar negeri sesuai dengan bidang keahlian, kompetensi, dan kebutuhan negara tujuan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi dalam memperkuat kompetensi sumber daya manusia Indonesia dan memperluas akses terhadap peluang kerja luar negeri yang aman, terarah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

logo
  • DKI Jakarta
  • +62811-9900-048
  • bp3mi.dkijakarta@kp2mi.go.id